Cara TUHAN Mengantarkan Makanan Padaku Malam itu..! (TRUE STORY)

Kejadian ini terjadi beberapa waktu silam, bahkan aku sempat menceritakan peristiwa malam itu dalam sebuah grup Whastapp di melalu smartphone jadulku sehari peristiwa.

Malam itu memang seperti biasa aku masih setia bersama komputer dan mouse di meja kerja untuk menyelesaikan desain yang selalu berkutat dengan deadline waktu. Otak dan seluruh power dalam diriku selalu mengeluarkan yang terbaik bila mengerjakan semua itu di malam hari hingga terkadang menjelang waktunya ayam berkokok, walau kenyataannya pada saat ini sulit mencari dan  mendengarkan suara ayam yang berkokok di tengah kota seperti ini...Mestakung ya Semesta Mendukung, sebuah filosofi dari kekuatan alam yang entah mengapa berkali kali aku merasakannya. banyak Desain rumit yang sulit dikerjakan berhari-hari, namun setelah menjelang (deadline gila) ternyata aku bisa mengerjakannya dan selesai dalam satu malam. Ya mungkin itulah salah satunya alasan kenapa aku menjadi mahluk malam di waktu waktu tertentu.

Suasana hening ruangan waktu itu hanya pecah oleh suara mp3 yang keluar dari komputerku, juga terkadang suara cekakak cekikik yang secara spontan dari mulut lantaran membaca dan membalas Message dalam grup Whasstapp, karena biasanya jam segitu masih ada temanku yang kebetulan profesinya tidak jauh dengan ku pun sedang melakukan aktivitas yang sama, jadi mereka lah yang kadang menjadi teman kerja selain dari komputer.
Malam itu terasa dingin karena habis hujan, di tambah AC yang berada tegak lurus dihadapanku yang tetap menyala selama aku masih berada di ruangan ini. Rasa Lapar di perut tengah malam sangat mendera sekali saat itu, stok cemilan bahkan permen yang selalu saya siapkan di laci meja habis. Babeh Tukang Nasi goreng yang biasa mangkal di sebrang kantorku juga sedang tidak berjualan malam itu, rasanya ingin keluar cari makanan entah berat sekali kaki untuk diajak melangkah keluar, malas sekali pokoknya. Padahal biasanya alternatif pengganjal perut saat malam buatku adalah keluar menuju perempatan di sekitar Kepala Dua, disana terdapat warung indomi komplit dengan gorengannya 24 jam, dan menu spesial buatku bila singgah disana adalah Ovaltine hangat, Indomie rebus telor sawi dengan ladaa yang banyak woow, ditambah Mendoan yang selalu anget..hoho..mendoan loh bukan tempe goreng biasa.
Dengan berat hati aku memutuskan bertahan di mejaku dan menahan lapar, kecuali satu hal yang kulakukan untuk menenangkan perutku dengan membuat teh hangat dan kemudian kembali duduk melanjutkan jariku menari bersama mouse dan keyboard.

Pada pukul 01.00 dini hari, muncul bayangan perempuan dari balik kaca pintu depan yang sengaja sudah saya kunci namun tidak saya tutup Rolling Doornya. Perempuan tersebut mengetuk kaca dengan kunci motornya, aku yang sedang fokus menatap monitor pun terhentak mendengar suara ketukan tersebut.

dari Luar perempuan tersebut berbicara, namun tidak terdengar suaranya karena terhalang kaca, jadi aku melihatnya seperti orang sedang berbicaradengan bahasa isyarat.
karena aku saat itu sedang merasa repot, aku hanya memberikan isyarat balik kepadanya bahwa Kami sudah TUTUP. Padahal di kaca tersebut tertera tulisan CLOSED yang menurut saya sangat jelas sekali mencolok, jariku pun menunjuk ke arah tulisan tersebut.

Namun Perempuan itu tetap bertahan pada posisinya, seolah ada kebutuhan penting, entah mengapa saat itu saya langsung teringat kisah saya yang lain yang pernah terjadi dan pernah saya alami.

Aku berdiri menghampiri perempuan tersebut dan membukakan pintu, Huuffhh...malem malem perempuan sendirian gini, pakaiannya masih terlihat seperti pakaian kerja dengan memegang beberapa map jinjing berisi dokumen, perempuan yang terlihat masih muda dan cantik.

Ku bukakan pintu sambil bertanya, "Ada apa ya Mba..?
"Mas, masih bisa ngeprint ga mas...tolong banget dong saya perlu urgent sekali, saya udah bolak balik dari ujung keujung ga ada print printan yang buka mas...tolong mas..!
aku menjawab, "Mesin dan komputernya sudah pada mati sih mba, emangnya yang mau di print apa ya?
Saya mau ngeprin lampiran buat data kedutaan mas..penting banget karena besok pagi saya sudah harus disana dengan semua data itu...
Ooh..ya sudah kalau gitu masuk deh mba, tapi mungkin aga lama ya karena sy harus nyalain komputer yang terhubung dengan printernya dulu....lalu  perempuan itu menjawab, baiklah mas trima kasih.

akhirnya aku mempersilahkannya masuk dan mempersilahkannya duduk....hanya berdua saja saat itu kami di dalam diruangan itu. wangi parfum dari perempuan itu menyebar cepat kedalam ruangan lantaran terhembus oleh AC, hmmm lumayan mengganggu sebenernya. 

Saya coba terima Flasdisk datanya dan coba membuka filenya untuk lalu di print, sambil membuka file terbuka obrolan ringan diantara kami..

Mas, sendirian mas...?
Iya, jawabku...
Maaf ya mas...ganggu malem malem saya juga ga enak sebenernya...tp sy perlu banget soalnya
ngga apa apa mba, yang seperti ini ga kali ini aja kok...namanya orang lagi perlu...Mba kerja dimana toh...
Perempuan itu hanya tersenyum tanpa menjawab...tapi kalau aku lihat dari filenya seperti data laporan kedutaan, mungkin staff birokrat di kedutaan..ya sudahlah ga jadi masalah juga buatku.

setelah flashdisk di colok ternyata file yang akan di cetak itu tidak ada....perempuan itu sontak berkata, Oh My God....kok bisanya gw salah copy file...aduuh gimanaa doong...
saya berkata kepadanya, Jadi gimana nih, emang gada backup di flasdisk lain?..
"Ada di Email....Mas boleh pinjem internetnya..??
Ada kalau mau pake internet masuk ke kesini, karena posisinya antara aku dan perempuan itu terhalang meja panjang, komputer yang saat itu nyala terakses internet posisinya ada disamping mejaku.

dalam hati bergumam (waah makin lama lagi nih disini),  akhirnya aku membiarkannya masuk dan memberikannya satu komputer untuknya agar bisa mengakses iternet untuk mengambil data yang di butuhkannya.
Sambil perempuan itu searching aku pun kembali ke meja kerjaku meneruskan kerjaan tadi yang kepending...huufhh suasananya jadi berbeda dari sebelumnya lantaran berduaan dalam ruangan besar bersama perempuan cantik yang tidak dikenal.

Setengah jam berlalu akhirnya data yang dibutuhkan berhasil di download dan berhasil di cetak, ternyata bentuknya hanya dokumen laporan, tapi memang sepertinya sangat penting. setelah proses pencetakan selesai saya memberikannya plastik untuk membungkus dokumen yang dicetak itu.

Waah..Alhamdulillah Mas...Oh iya, berapa jadi ini semuanya...sekalian sama internetnya juga ya diitung juga..?
Saya bilang, Udah Mba bawa aja gpp toh cuma ngeprint gitu aja kok..udah bawa aja (kalaupun dihitung rupiah nilainya juga sangat murah)
Mas, jangan gitu saya ngga enak nih serius loh Mas ini saya deh ngerepotin banget malem malem...
Iya, saya juga serius mba...bawa aja,...
akhirnya terjadi perdebatan kecil lantaran bayar dan ga usah bayar...akhirnya perempuan itu mengalah dan tersenyum sambil berjalan keluar....sampai di pintu ia sempat mengucapkan sekali lagi kalimat "Mas terima kasih banyak ya"....aku hanya membalasnya dengan senyuman.

Huffhh...Sepi lagi ruangan ini, Teh manis yang kubuat tadi dingin sudah...mood untuk mengerjakan pekerjaan yang kepending tadi berkurang sudah, penghuni grup Whastapp sepii entah pada kemana...aku pun berdiri untuk kembali mematikan komputer dan printer yang habis di gunakan perempuan tadi, setelah itu aku mencoba beberapa gerakan peregangan untuk kembali membangkitkan moodku untuk mengerjakan desain lagi...alhamdulillah, moodku kembali stabil dan kini aku bisa kembali ngebut menyelesaikan pekerjaanku.

Namun setelah setengah jam berlalu...dari balik kaca pintu depan muncul bayangan perempuan tadi, dan kemudian mengetuk kembali..Tok tok..tok.tok...!!
ketika kulihat...Eaalaaah...perempuan yang tadi..apalagi ini toh dah jam 2 bukannya langsung pulang..!

aku memberikannya isyarat untuk masuk karena pintu kacanya tidak kukunci...
Perempuan itu pun masuk dan menghampiriku sambil berkata...

Maaf ya Maaas saya balik lagi,....ini cuma mau nganterin ini, ngga boleh di tolak yaaa...!
setelah perempuan itu meletakan sekantong kresek bungkusan ia kembali keluar dan berpamitan...
Dah mas yaaa...Terima kasih..!!

Saya belum sempat bertanya bungkusan apa itu, tapi perempuan itu cepat sekali langsung keluar.....jadinya aku hanya bisa senyum senyum kecut saja menanggapinya.

Akhirnya aku buka bungkusan itu dan ternyata isinya...
HAHAY...makanan bungkusan beserta minumannya...aku sontak tertawa ringan sendiri dalam ruangan itu melihat apa yang terjadi barusan......

ALHAMDULILLAH...begitulah cara unik Allah mengantarkan makanan kepada mahluknya yang laper disaat bekerja ditengah malam.....

Seolah olah pancaran gelombang yang keluar dari hati saya di teruskan melalui udara dan alam dan kemudian mencari hati yang terdekat disekitarnya dan membisikannya dengan lembut bahwa si Dia sedang lapar di mejanya lalu hati yang lain mencoba mewujudkannya....Fisika Quantum, kira kira seperti itulah gambarannya..ha..ha..ha...

dan Sob, teruslah berprasangka baik lebih dahulu ketika berada pada situasi yang tidak berbanding lurus dengan prasangka itu sendiri...

Agus Setiawan




1 komentar:

  1. MasyaAllah, begitulah Allah membalas kebaikan Mas Agus.. Keren lah Mas. Istiqamah terus di jalan kebaikan.

    BalasHapus

FOLLOW US @ INSTAGRAM

Popular Posts

agusonpapers. Diberdayakan oleh Blogger.