Peri dan Liliput Pemilik Bunga Matahari

image: huraiyatuljannah.blogspot.com
Kawanan liliput yang lucu penuh cinta dalam negri yang bertaman…
didalamnya terdapat tumpukan benih bunga yang tak pernah lagi ditanam.
Tidak perlu…
karena sudah banyak keindahan yang bisa diciptakan..
daripada hanya melihat benih bunga yang mekar…
keindahannya pun bisa tertakar sebagus apa..
dibanding banyak keindahan lainnya yang ada ditaman negri itu.
Negri liliput begitu indah,
hidupnya juga penuh cinta…dia bisa berlari..
meloncat, dan berteriak dengan riang gembira….

Sampai datang seorang peri yang singgah….
setelah terbang dalam perjalanan panjang yang melelahkan
dengan semua cerita perjuangan dengan berbagai macam emosi didalamnya….
Peri mungil nan anggun tersebut kini berada dalam negri liliput,
siapa sangka ternyata peri tersebut begitu menyenangkan..
begitu juga sebaliknya bagi si peri..
liliput liliput merupakan kawan yang sangat menyenangkan
hingga peri mungil tinggal dan menetap menjadi bagian didalamnya.

Peri sangat pintar mengolah benih….
Keanggunannya yang penuh cinta mengubah benih menjadi bunga…
Liliput pemilik benih kini menjadi pemilik bunga…
Buah tangan dan cinta si Peri…
Liliput pun kini semakin mencintai sang peri dengan terus menjaga bunganya..
Daun bunganya semakin merekah dan semakin indah…

Sang Peri terlalu baik…
Tidak hanya terhadap benih matahari dan pemiliknya yang ia tebarkan cinta
Tapi juga benih bunga lain di taman lain beserta pemiliknya yang lain…
Yang pada akhirnya semua mencintai dan menyayangi sang peri.
Liliput pemilik bunga matahari menjadi sedih...
Dipikir hanya bunga miliknyalah yang dihidupkan dengan cintanya...
Sang Peri pun sibuk dengan benih dan bunga serta pemilik di tempat lain...

Bunga matahari yang merekah pun mulai layu dan dibiarkan oleh liliput
Bahkan mengumpulkannya dan kemudian membuang semua bunganya…
Karena kini tak penting dan tak lagi indah…
Karena bagi liliput bukan hanya bunga matahari yang merekah..
Tapi hadirnya peri dalam lingkaran pemiliknya yang membuatnya indah…

Waktu berjalan…
Sang Peri kembali diam diam…
Mengambil, mengumpulkan bunga bunga yang berserak dan terbuang…
Menanamkannya kembali dan menyiramnya…
Merawatnya tanpa Liliput pemiliknya tahu..
Peri tahu bagaimana menyenangkan liliput, karena peri juga mencintainya…

Sang Liliput terperangah senang…
ketika tahu ada bunga matahari indah ditamannya.
dan ada Sang Peri disana…
Hingga berjalannya kehidupan yang penuh cinta antara liliput, bunga, dan Peri.
Bunganya semakin banyak…
Mekar semakin indah…dan semakin menawan
Tamannya begitu berkilau kuning terang…bunga matahari bersinar
Dibawah langit biru dan udara yang tenang…
Sangat indah…
Sumber:ditapurnamasari92.blogspot.com
Esok adalah Pesta Rakyat…..
Dimana semua mahluk negeri liliput keluar untuk bergembira…
Liliput senang karena pastinya semua akan melihat…
keindahan dari taman bunga Matahari buah tangan Peri dan liliput…
Liliput sibuk mempersiapkan diri….

Ketika malam hendak melihat bulan
Sang Peri datang tersenyum kepadanya…
Membawa gunting besar ditangannya..
Lalu peri terbang ke taman…
dan menggunting semua bunganya…
Semua bunganya digunting dan sinar taman menjadi gelap...
Lalu Peri mencoba menghilang dari dunia liliput dan semuanya…

Liliput tercengang….gelap, dan luka hati dan pikiran bertanya ada apa…
Malam yang gelap….hilang semua..

“Kamu menyakitiku Peri…kamu menyakitiku….”!

-agusonpapers-
……………………....................................................

3 komentar:

FOLLOW US @ INSTAGRAM

Popular Posts

agusonpapers. Diberdayakan oleh Blogger.