Sabar iku kuncining swarga

Diujung puncak manakah hayati kelak kan mati
disisi lain harga tak butuh lagi bersanding
apalah gumpalan daging tak bertuan ini
yg ternyata memang selalu berjalan tanpa tuan
tidak perlu memori atau ruang untuk menggali adanya kebaikan..
toh memang itu tak berguna saat yg tampak adalah debu yg pekat namun bersih sekejap saat ditiup...
itupun jika ada yg mau meniupnya... 

well.. 
biarlah jam berdetak pada alurnya 
biarlah angin dan panas bertiup dan menyengat pada siklusnya... 
sampai semuanya akan tahu bahwa sepatuku yg lapuk bercerita soal ikhlas... 
tanpa amarah, tanpa pembelaan, dan tanpa lara 
tetaplah terus mngukir tapak baru sama seperti sebelumnya 
tenang tanpa bisikan, tenang dengan keyakinan, tenang dengan harapan yg kuat dan tajam... 
dan tenang dari gangguan prasangka... 
belum ternganga telapak kakimu hai hati 
teruskanlah... 

"Jumbuh karo unine bebasan, sabar iku kuncining swarga, ateges marganing kamulyan."

-agusonpapers-

0 comments:

Posting Komentar

FOLLOW US @ INSTAGRAM

Popular Posts

agusonpapers. Diberdayakan oleh Blogger.